FUEL OXYGENATE



Oleh: Capt. Ananta Gultom.M.Mar. (AIP.24)

Berdasarkan kisah nyata dan arsip asli korespondensi Chuchart Charman - Fuel Oxygenate Experiment, Jakarta - Stuttgart, 1991.
File No. EP/ZP wi-do 11891



Jakarta, Maret 1991.

Di lantai 7 Hotel Kartika Plaza, Jl. MH Thamrin No.10, seorang inventor Indonesia bernama Chuchart Charman sedang menguji sesuatu yang belum ada di buku manapun. Sebuah sedan dengan tabung oksigen 4M3 di bagasi belakangnya.

Idenya sederhana tapi berani: bagaimana kalau bensin tidak hanya dicampur udara, tapi dicampur oksigen murni?

Perjalanan awal tidak mudah. Dari mulai eksperimen awal sampai hampir 1 tahun, banyak mengalami kegagalan karena percobaan ekstrim yang dilakukan

Semua ahli gas mengatakan sangat riskan bahkan berbahaya kalau oxygen murni tercampur minyak. Hal itu terbukti dalam eksperimen, timbul ledakan yang menghancurkan bagian unit mesin di dalamnya.

Tapi hal itu membuat Chuchart Charman makin yakin, begitu dahsyatnya kalau oxygen tercampur bensin dengan sempurna.

Maka eksperimen dilanjutkan sampai system Fuel Oxygenate dapat diterapkan dan diuji coba.

Setelah 1 tahun dan lebih dari 1500 KM uji jalan, hasilnya tercatat jujur:

  *  Akselerasi meningkat drastis

  *  Suhu mesin naik 5 %

  *  Oli mesin harus ganti tiap 2000 KM, tapi mesin tidak rusak

  *  Satu tabung ukuran 4 m3 untuk 400 KM - 500 Km

  *  Beberapa kerabat yaitu: Whelmer Karman,
      Ananta Gultom dan Handoko Supranoto sudah mencoba hasil
      dari system tersebut yang dipasang di mobil - mobil mereka. 

Ide paling visioner ada di catatan akhirnya:

"Nanti buat pompa filter oksigen otomatis yang terhubung ke as roda, jadi tabung tidak perlu diganti manual tiap minggu. Saat kecepatan turun, bisa jadi rem."

Tahun 1991 belum ada istilah regenerative braking dan on-board oxygen generation. Ide itu sudah tertulis.


Hasil eksperimen ini sudah dipublikasikan oleh tabloid OTOMOTIF yang mereka juluki "Turbo Botol". Awal publikasinya terdapat pada edisi Otomotif di halaman Terobosan:

  * No. 4/I Senin 3 Juni 1991

  * No. 5/I Senin 10 Juni 1991

  * No. 01/II Senin 11Mei 1991

  * No. 24/VII Senin 20 Oktober 1997



 FOTO 1: Telex 6 Maret 1991



Pada 6 Maret 1991, Chuchart mengirim telex langsung ke Daimler-Benz AG, Stuttgart, West Germany. 15 hari kemudian, balasan datang.


FOTO 2: Surat Mercedes 21 Maret 1991 + Amplop


 


Surat resmi dari Mercedes-Benz AG dengan nomor file EP/ZP wi-do 11891, tertanggal 21 Maret 1991. Isinya meminta deskripsi teknis dan mengirimkan form Declaration untuk ditandatangani. Declaration itu ditandatangani pada 23 April 1991 di Jakarta.


FOTO 3: Declaration yang sudah ditandatangani



Pada 30 April 1991, Chuchart mengirim telex kedua: "Dokumen dan gambar sudah lengkap, tapi belum terdaftar paten. Bisakah Anda bantu cek di Jerman?"

FOTO 4: Telex 30 April 1991




Puncaknya pada 24 Mei 1991. Via post, paket lengkap dikirim ke Postfach 600202, 7000 Stuttgart 60. Berisi 12 komponen, dan 4 diantaranya ditulis (OWN CREATION): Electronic Module Control, Accelerator Valve, Solenoid Valve Variable (aktif di atas 3500 RPM), dan The Mixer Gas dengan Nozzle Spray 0,8mm.


FOTO 5: Dokumen Teknis + Surat 24 Mei 1991









Balasan terakhir dari Stuttgart tertanggal 29 Mei 1991 (cap pos 17.6.91): "We regret we cannot assist you further. With this, we consider the matter closed."


FOTO 6: Surat terakhir Mercedes 29 Mei 1991



Pada 29 Juni 1991, korespondensi ditutup dengan telex terakhir yang penuh etika: "We fully agree with your consideration in closing the matter. Thank you."


FOTO 7: Telex penutup 29 Juni 1991



4 tahun kemudian, 1995, Mercedes-Benz meluncurkan C 230 Kompressor.

Kisah ini bukan tentang siapa mencuri siapa. Arsip dengan nomor file 11891 ini membuktikan satu hal: di tahun 1991, seorang inventor independen dari Jakarta sudah berpikir dengan logika yang sama dengan insinyur di Stuttgart, dengan uji jalan 16.000 KM sebagai buktinya.

Pelajaran untuk generasi sekarang: Berani punya ide gila, catat data dengan jujur termasuk kekurangannya, dan hormati proses.

---



 Artikel ini ditulis oleh Capt. Ananta Gultom.M.Mar,  atas izin dan berdasarkan dokumen, telex, serta arsip asli milik inventor Chuchart Charman (File No. EP/ZP wi-do 11891, Daimler-Benz AG, 1991).
Publikasi ini bertujuan sebagai catatan sejarah dan inspirasi bagi generasi inventor Indonesia.




  FUEL OXYGENATE Oleh: Capt. Ananta Gultom.M.Mar. (AIP.24) Berdasarkan kisah nyata dan arsip asli korespondensi Chuchart Charman - Fuel Oxyg...